Banyak sudah ketegangan antara China dan Amerika yang juga dikhawatirkan banyak negara di dunia akan menimbulkan dampak peperangan yang sangat dahsyat. Ketegangan yang terjadi di antara kedua negara besar ini sudah lama ada dan baru akhir-akhir ini kepanasan yang terjadi antara permasalahan yang semakin terasa memanas.

Ketegangan Antara China Dan Amerika Dikhawatirkan Memancing Peperangan

Banyaknya negara yang akan terlibat nantinya akibat perang yang dilakukan kedua negara ini lah yang paling banyak dikhawatirkan. Perang dunia ketiga yang banyak dikhawatirkan juga menjadi salah satu topik yang selalu di kait-kaitkan dengan konflik antar kedua negara tersebut. Dari sekian banyak nya sekutu yang dimiliki oleh kedua belah pihak yang bermasalah tersebut banyak yang juga sudah mempersiapkan diri untuk perang yang mungkin akan terjadi antara kedua negara yang berkonflik tersebut.

Konflik yang muncul antara kedua negara tersebut banyak sekali yang menyayangkan nya. Dimana dari masalah yang diduga sebenarnya China dan juga Amerika seharusnya bisa menyelesaikan masalah tersebut. Banyak yang mengatakan jika konflik yang ada antara mereka bisa diselesaikan dengan melakukan negosiasi antar kedua belah pihak. Dari kabar terbaru yang beredar juga menyatakan jika ketegangan antar kedua negara ini masih terus memanas dari tahun ke tahun.

Memanasnya kedua negara ini mulai menurun ketika seorang pengusaha besar dari situs POKER ONLINE ikut campur dalam permasalahan ini. Ikut campur tangannya pengusaha ternama tersebut karena konflik kedua negara ini sangat berdampak terhadap penurunan drastis orang-orang yang bermain game poker online mereka.

Penyebab Ketegangan Antara China Dan Amerika

Konflik yang dilatarbelakangi oleh karena kebijakan China yang meningkatkan perlengkapan dan kesiapan nya dalam menjalankan perang militer di Laut China Selatan. China menambah pasukan militer nya guna memperkuat tentara perang yang akan terus siap siaga di daerah tersebut.

Penyebab Ketegangan Antara China Dan Amerika

Konflik yang awalnya terjadi pada Selasa (15/07/2020) lalu dimulai oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang kala itu menanda tangani yang mana memiliki perintah unruk main judi slot online serta menghentikan semua bentuk kepentingan yang adalah untuk membantu perlakuan ekonomi istimewa untuk negara Hong Kong yang mana telah lama terjalin sejak tahun 1997.

Kabar tersebut secara tegas menyatakan jika nantinya Hong Kong akan diperlakukan sama dengan negara China daratan. Perlakuan istimewa untuk negara Hong Kong akan ditiadakan dari mulai menyediakan menyediakan ekspor teknologi dalam bentuk sensitif, perlakukan ekonomi istimewa, ungkapan tersebut dikutip dalam forum BBC kala itu.

Respon Amerika

Seperti yang dilansir dari salah satu surat kabar yang terkenal di salah satu negara besar di dunia. Menurut China, Amerika sudah sangat melewati batasan wajar dengan mengikut sertakan urusan yang ada dalam internal negara tersebut. Banyak sekali urusan negara China yang banyak sekali diikut campuri oleh negara Amerika Serikat tersebut. Urusan yang diikut campuri oleh negara Amerika mendapatkan kutukan yang sangat keras dari pihak China.

Respon Amerika

China secara tegas mengutuk semua tindakan yang dilakukan Amerika untuk mengurusi semua urusan kenegaraan yang ada di negara mereka. Pernyataan yang tegas tersebut lalu di balas juga dengan tegas oleh pihak Amerika yang menganggap nya sebuah cuitan yang ingin membawa perang antar negara. Seperti dilansir dari South China Morning Post yang melaporkan pada Selasa (14/07/2020) lalu, menteri Luar negri Amerika Mike Pompeo menegaskan penolakannya terhadap klaim China terhadap wilayah terotorial 12 mil laut sekitar Kepulauan Spratly.

Yang mana dalam cuitan nya tersebut pihak China secara tegas menyatakan jika pihak Amerika tidak akan pernah setuju dengan kebijakan yang dibuat oleh Amerika tersebut. Kebijakan yang dikatakan adalah menjadikan Laut China Selatan sebagai kawasan maritim yang mutlak dikuasai oleh pihak China.